320 Alumni SMPN 10/09 Harapan Raya Satukan Kebersamaan Lewat Aksi Sosial
- Eka
- Rabu, 09 September 2026 - 11:09 WIB
PEKANBARU,RZ – Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru tak sekadar menjadi ajang temu kangen. Ratusan alumni lintas angkatan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menunjukkan kepedulian kepada sesama melalui berbagai kegiatan sosial.
Sebanyak 320 alumni dari 14 angkatan, mulai 1983 hingga 1999, ambil bagian dalam reuni yang digelar Sabtu (29/8/2026). Para alumni datang dari berbagai wilayah di Riau, Sumatera Barat, Jakarta hingga Malaysia.
Kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya 13 guru yang pernah mendidik para alumni semasa SMP. Kehadiran para guru menjadi bentuk penghormatan sekaligus kesempatan bagi para alumni untuk kembali menyapa sosok-sosok yang pernah berperan dalam perjalanan pendidikan mereka.
Salah satu alumni yang turut hadir yakni AKBP Irnanda Oktora, SIK., MIK., alumni angkatan 1995 yang datang dari Jakarta.
Ketua IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru, Azwita, SH., MH., mengatakan reuni menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan alumni yang tersebar di berbagai daerah dan memiliki latar belakang profesi yang beragam.
Semangat tersebut juga diwujudkan melalui aksi sosial. Keluarga besar IKA memberikan santunan kepada 11 anak yatim piatu. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp250 ribu.
Selain santunan, alumni dan peserta reuni juga memperoleh layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui dukungan UPT Puskesmas Tenayan Raya. Kehadiran layanan kesehatan tersebut menambah nilai kegiatan, karena reuni turut memberikan manfaat langsung bagi peserta.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu diawali dengan senam bersama dan ice breaking. Para alumni kemudian mengikuti rangkaian acara yang diisi sambutan pengurus, arahan penasihat IKA, serta kesan dan pesan dari perwakilan alumni.
Penasihat IKA, Danramil 07 Kuantan Hilir Kapten Inf. Yunasri, alumni angkatan 1985, mengingatkan para alumni agar menjadikan reuni sebagai ruang untuk kembali merasakan kebersamaan tanpa memandang jabatan maupun status sosial.
“Makna reuni ini bukan sekadar ajang pamer pencapaian. Kita hadir di acara reuni ini, kita lepaskan jabatan dan status sosial. Kita kembali jadi anak SMP yang punya kenangan dan cerita indah,” ujarnya.
Pesan serupa tergambar dalam cerita Diski, SE., alumni angkatan 1996 yang kini menjadi Anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Kabupaten Kampar. Ia membagikan pengalaman masa sekolah, termasuk pernah tinggal kelas, yang justru menjadi bagian dari perjalanan hidupnya hingga mencapai posisi saat ini.
Cerita tersebut disambut antusias para alumni dan menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju keberhasilan tidak selalu berlangsung mulus. Masa lalu dengan segala pengalaman dan kegagalannya dapat menjadi bagian dari proses untuk terus berkembang.
Reuni juga dirangkai dengan syukuran enam tahun berdirinya IKA SMPN 10/09 serta peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejumlah perlombaan antarangkatan dan perorangan digelar untuk mempererat suasana kekeluargaan.
Semarak kegiatan semakin terasa dengan pembagian 50 hadiah. Hadiah utama berupa satu unit mesin cuci diberikan oleh Diski, sementara 49 doorprize lainnya terdiri dari kompor gas, kipas angin, magic warmer, blender, hand mixer, setrika, senter darurat dan berbagai hadiah lainnya.
Dukungan juga datang dari sejumlah alumni yang kini menjadi pemimpin di berbagai travel umrah. Sebanyak 45 voucher umrah dengan total nilai mencapai Rp54,5 juta turut disumbangkan untuk memeriahkan kegiatan.
Dari sisi pendanaan, reuni tersebut didukung iuran alumni per angkatan sebesar Rp20,95 juta serta donasi Rp24,65 juta. Total dana yang terkumpul mencapai Rp45,65 juta.
Selain menjadi ruang silaturahmi dan kegiatan sosial, reuni akbar tersebut juga menjadi momentum regenerasi organisasi. Dalam pemilihan kepengurusan, Azwita, SH., MH., kembali dipercaya memimpin IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru untuk periode kedua.
Kepercayaan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran IKA sebagai wadah komunikasi alumni lintas angkatan sekaligus mendorong lebih banyak program yang memberikan manfaat di bidang sosial, kesehatan, keagamaan dan kemasyarakatan.
Reuni lintas angkatan ini menunjukkan bahwa hubungan yang terbentuk sejak bangku sekolah dapat terus berkembang menjadi kekuatan bersama. Para alumni tidak hanya kembali membawa kenangan masa lalu, tetapi juga membawa pengalaman dan kemampuan masing-masing untuk saling mendukung serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.***
TAGS:




