El Nino 2026 Kian Menguat, Super El Nino di Depan Mata
- Eka
- Selasa, 28 Juli 2026 - 09:54 WIB
RZ – Ancaman cuaca ekstrem global semakin meningkat seiring fenomena El Nino 2026 yang terus menguat dan kini disebut berada di ambang kategori Super El Nino. Perkembangan tersebut memicu kewaspadaan para ilmuwan karena berpotensi membawa dampak yang lebih luas dibandingkan El Nino pada umumnya.
Berdasarkan analisis terbaru yang dirangkum The Weather Channel dan dirilis pada 23 Juli 2026, penguatan El Nino berlangsung sangat cepat. Salah satu indikator utamanya adalah mulai meresponsnya atmosfer terhadap pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis.
"El Nino menguat dengan cepat dan kini mulai mengetuk pintu status Super El Nino yang telah lama diperkirakan, seiring atmosfer mulai merespons pemanasan laut yang berlangsung sangat cepat," tulis The Weather Channel.
Laporan tersebut menjelaskan, suhu permukaan laut di kawasan Pasifik ekuator meningkat jauh lebih cepat dibandingkan pola El Nino pada umumnya. Kondisi ini memperkuat interaksi antara laut dan atmosfer sehingga mempercepat perkembangan fenomena tersebut.
Para meteorolog menilai, ketika atmosfer semakin merespons pemanasan laut, peluang El Nino berkembang menjadi peristiwa yang sangat kuat akan semakin besar.
"Ketika atmosfer mulai sepenuhnya merespons pemanasan laut, penguatan El Nino biasanya berlangsung lebih cepat dan dampaknya menjadi lebih luas," demikian laporan tersebut.
Jika mencapai kategori Super El Nino, dampaknya diperkirakan akan dirasakan di berbagai wilayah dunia. Aktivitas badai tropis di Samudra Pasifik timur diprediksi meningkat, sementara sejumlah wilayah berpotensi mengalami kekeringan berkepanjangan. Di sisi lain, beberapa kawasan justru dapat diguyur hujan dengan intensitas jauh di atas normal.
Fenomena Super El Nino tergolong langka. Peristiwa serupa hanya tercatat beberapa kali, yakni pada periode 1982–1983, 1997–1998, dan 2015–2016. Ketiga kejadian tersebut memicu berbagai cuaca ekstrem, mulai dari kekeringan, banjir besar, gelombang panas, hingga gangguan terhadap produksi pangan di sejumlah negara.
Meski tren penguatannya sangat cepat, para ilmuwan menegaskan perkembangan El Nino masih terus dipantau. Intensitas akhirnya akan ditentukan oleh evolusi interaksi antara laut dan atmosfer dalam beberapa bulan mendatang.
Namun, dengan kondisi yang berkembang saat ini, para peneliti iklim mengingatkan bahwa dunia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi apabila El Nino benar-benar mencapai kategori Super El Nino.***
TAGS:



