Adu Kuat 13 Kandidat Direksi PT Riau Petrolium

  • Eka
  • Selasa, 07 April 2026 - 13:18 WIB
Adu Kuat 13 Kandidat Direksi PT Riau Petrolium

PEKANBARU, RZ – Panitia Seleksi (Pansel) PT Riau Petroleum (Perseroda) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk dua posisi strategis, yakni Direktur Operasional dan Direktur Keuangan. Sebanyak 13 kandidat dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Pengumuman tersebut dituangkan dalam surat resmi Nomor: 10/PANSEL/RP/2026 yang diterbitkan pada Senin (6/4/2026). Proses seleksi ini menjadi bagian dari upaya menjaring figur terbaik untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah di sektor energi.

Ketua Pansel PT Riau Petroleum, Yan Dharmadi, menyebut proses verifikasi dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

“Seleksi administrasi dilakukan secara cermat untuk memastikan kandidat yang lolos benar-benar memiliki kualifikasi sesuai kebutuhan perusahaan,” ujarnya.

Untuk posisi Direktur Operasional, sebanyak delapan kandidat dinyatakan memenuhi syarat. Mereka dinilai memiliki latar belakang dan pengalaman yang relevan dalam bidang operasional, khususnya di sektor migas.

“Untuk jabatan Direktur Operasional, ada delapan orang yang memenuhi syarat administrasi,” jelas Yan.

Sementara itu, untuk posisi Direktur Keuangan, lima kandidat berhasil lolos seleksi administrasi. Persaingan di posisi ini dinilai cukup ketat karena menuntut kemampuan manajerial dan pengelolaan keuangan yang kuat.

Dengan demikian, total terdapat 13 peserta yang akan melanjutkan ke tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Tahapan ini menjadi penentu utama dalam menyaring calon direksi terbaik.

Yan menjelaskan, pelaksanaan UKK akan dilakukan secara transparan dan melibatkan lembaga profesional yang kompeten, termasuk UPT Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau yang telah terakreditasi.

“Jadwal pelaksanaan UKK akan kami umumkan melalui kanal resmi agar dapat dipantau oleh seluruh peserta,” katanya.

Selain itu, Pansel juga membuka ruang partisipasi publik dalam proses seleksi. Masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan masukan terkait rekam jejak para kandidat.

“Kami mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi terkait rekam jejak peserta, sebagai bagian dari transparansi dan kontrol publik,” pungkasnya.(ka) 



Riau Zona

BACA JUGA: