Sambut Hari Anti Narkotika 2026, TPK Perawang Gandeng BNN Riau Gelar Sosialisasi Dan Tes Narkoba

  • Eka
  • Selasa, 09 Juni 2026 - 20:02 WIB
Sambut Hari Anti Narkotika 2026, TPK Perawang Gandeng BNN Riau Gelar Sosialisasi Dan Tes Narkoba

PERAWANG, RZ – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Perawang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menggelar kegiatan sosialisasi dan tes narkoba bagi karyawan, Selasa (9/6), di Kantor TPK Perawang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya nyata perusahaan dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memperkuat budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif di lingkungan pelabuhan.

Sosialisasi yang digelar tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai bahaya narkoba, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Head TPK Perawang, Dida Darojat, menegaskan bahwa keselamatan dan produktivitas kerja merupakan prioritas utama dalam operasional pelabuhan. Menurutnya, memastikan seluruh pekerja terbebas dari pengaruh narkoba menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas layanan dan kelancaran aktivitas operasional.

“Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional bukan sekadar seremoni tahunan. Ini menjadi momentum untuk terus mengingatkan seluruh pekerja agar menjauhi narkoba dan menjaga kesehatan demi memberikan pelayanan terbaik. Kami juga mengapresiasi dukungan BNN Provinsi Riau yang terus mendampingi perusahaan dalam upaya pencegahan di lingkungan kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum BNN Provinsi Riau, Febri Firmanto, memberikan apresiasi atas konsistensi TPK Perawang dalam menjalankan program pencegahan narkoba. Ia menilai langkah tersebut sangat strategis, mengingat kawasan pelabuhan dan industri merupakan salah satu titik penting aktivitas logistik dan perdagangan.

“Pelaksanaan sosialisasi dan tes narkoba secara berkala memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran pekerja sekaligus mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di lingkungan kerja,” katanya.

Usai sesi sosialisasi yang membahas berbagai dampak negatif penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik, mental, hingga konsekuensi hukum, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine secara mendadak kepada pegawai dan pekerja operasional di lingkungan TPK Perawang.

Melalui kegiatan ini, TPK Perawang berharap dapat terus membangun ekosistem kerja yang aman, sehat, dan berintegritas. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan program anti-narkoba sebagai bagian dari budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh area operasional pelabuhan.**



Riau Zona

BACA JUGA: