OMC Riau Tambah 15 Ton Garam
- Redaksi
- Senin, 23 Februari 2026 - 17:45 WIB
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan buatan guna menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terbaru, Riau menerima tambahan 15 ton garam semai untuk mendukung operasi tersebut.
Kepala BPBD Damkar Riau melalui Kabid Kedaruratan, Jim Gafur, mengatakan sebelumnya pihaknya telah menerima 8,5 ton garam semai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tambahan 15 ton tersebut akan memperkuat pelaksanaan OMC di wilayah rawan.
“Pada tahap awal bantuan dari BNPB sebanyak 8,5 ton. Kini kita kembali menerima tambahan 15 ton untuk mendukung penyemaian,” ujarnya, Ahad (22/2/2026).
Ia menjelaskan, OMC saat ini difokuskan di wilayah pesisir Riau yang curah hujannya menurun berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dalam satu kali sortie, sekitar 1 ton garam disemai di wilayah seperti Kabupaten Siak.
Sementara itu, hingga awal tahun ini tercatat 11 kabupaten/kota di Riau terdampak karhutla dengan total luasan mencapai 1.041,74 hektare. Daerah tersebut meliputi Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Dumai, dan Pekanbaru.
“Dari data yang masuk, terdapat 1.849 hotspot dan 128 titik api. Namun laporan terakhir menyebutkan karhutla di sejumlah wilayah sudah dapat ditangani tim gabungan, apalagi hujan mulai turun cukup merata beberapa hari ini,” pungkasnya.***
TAGS:



