Rohul
Dugaan Black Campaign, Tim Pemenangan Salah Satu Paslon Dilaporkan ke Bawaslu Rohul
- Eka
- Rabu, 09 Oktober 2024 - 08:59 WIB
ROHUL (RZ) - Dugaan Black Campaign (Kampanye Hitam) dan Hate Speech (Ujaran Kebencian) yang mulai dilakukan oknum Tim Pemenangan salah satu Pasangan Calon (Paslon) dalam Pilkada Rohul mulai mendapat sorotan. Tak hanya itu, Bidang Hukum dari Tim Pemenangan Koalisi Membangun Negeri, yang dimotori oleh Ramses Hutagaol, SH, MH bersama beberapa rekan lain yang tergabung, pun melaporkan dugaan permasalahan ini ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rokan Hulu, Selasa (8/10).
Tak main - main, laporan yang diterima langsung oleh komisioner Bawaslu Rohul, menuntut sanksi dan tindakan tegas terhadap perbuatan oknum salah satu Tim Pemenangan Paslon yang berkompetisi dalam Pilkada Rohul 2024, yang dianggap mencederai proses pesta demokrasi bagi masyarakat Rokan Hulu.
"Kami telah memberikan himbauan kepada seluruh pasangan calon untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan," ungkap Ramses pada Riauzona.com, di waktu yang sama. Lanjut Ramses, ada sekitar sepuluh poin yang harus ditaati oleh semua pasangan calon dan tim, dan kami sudah mengirimkan surat tersebut per tanggal berita ini dikonfirmasi.
Terkait materi pelanggaran, Ramses tak ingin berspekulasi lebih jauh, dan menyerahkan kepada Bawaslu untuk menindaklanjuti setiap butir laporan yang disampaikan. "Kami mendapati adanya tindakan yang sangat merugikan demokrasi ini, yaitu penyebaran ujaran kebencian pada salah satu desa di Rokan Hulu," tambah nya.
Secara eksplisit, menurut Ramses, ada aturan main dalam kampanye yang sengaja dipolitisir dengan maksud dan tujuan tertentu, guna menggiring opini publik dengan narasi provokatif terhadap salah satu Paslon. "Hal ini jelas melanggar etika kampanye yang seharusnya dibangun berdasarkan rasa saling menghormati dan menjunjung tinggi demokrasi," ujar Ramses.
Pentingnya menjaga integritas dan ketentraman sampai memasuki masa tenang pasca kampanye pun turut dijelaskan Ramses. "Dengan kesepakatan yang telah kita buat dan deklarasikan beberapa minggu lali untuk pilkada yang damai, kami berharap semua pihak dapat menghormati kesepakatan tersebut. Namun kenyataan nya, masih ada pihak - pihak yang melanggar, dan kami minta Bawaslu tegas bertindak dalam hal pengawasan," tutur nya.
Terakhir, Tim Koalisi Membangun Untuk Negeri yang dikomandani Ramses, berharap agar terciptanya suasana yang kondusif jelang pemilihan yang berlangsung kurang dari satu setengah bulan lagi ini. Dirinya tak lupa meminta agar seluruh masyarakat Rokan Hulu menggunakan hak pilih nya sesuai hati dan nurani masing - masing, serta lebih bijak melakukan filterisasi informasi - informasi hoax yang rentan beredar di media.(Bal)
Laporan : Iqbal
TAGS:



