Pekanbaru Tancap Gas Kota Layak Anak, 100 Peserta Ikuti Bimtek KHA
- Eka
- Rabu, 06 Mei 2026 - 12:15 WIB
PEKANBARU, RZ – Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat komitmen mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3PM), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak (KHA) di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 100 peserta dari berbagai unsur mengikuti gelombang pertama kegiatan ini. Mereka berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi vertikal, termasuk lembaga pemasyarakatan dan Kementerian Hukum dan HAM.
Kegiatan dibuka oleh Kepala DP3PM Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa anak merupakan aset penting bangsa yang harus dilindungi dan dipenuhi hak-haknya.
“Konvensi Hak Anak menjadi dasar bagi kita untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya, baik dari negara, pemerintah daerah, masyarakat, maupun keluarga,” ujarnya.
Erna menekankan, Bimtek ini tidak hanya berhenti pada pemahaman konsep, tetapi harus diimplementasikan dalam kebijakan dan pelayanan publik yang berpihak pada anak.
“Terjemahkan hasil Bimtek ini menjadi aksi nyata. Program harus berperspektif anak, fasilitas publik harus ramah anak, dan kelembagaan perlindungan anak hingga tingkat kelurahan harus diperkuat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan capaian positif Kota Pekanbaru, termasuk penghargaan Zero Anak Putus Sekolah yang diterima Wali Kota Pekanbaru. Selain itu, di bawah kepemimpinan Agung Nugroho, Pekanbaru meraih apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting.
“Masalah anak adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci utama,” tambahnya.
Kegiatan Bimtek ditutup dengan doa dan penyematan tanda peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan semakin solid dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak di Pekanbaru.***
TAGS:



